Senin, 15 April 2013

Cerita perselingkuhan - Adik Ipar Ganjen



Pada awal pernikahan terasa sekali ada sesuatu yang tak beres dengan adik ipar, kalau istri aku beritahu pasti bilangnya pasti Nisa memang seperti itu karena dari kecil kalau sama siapa saja pasti ngalem. Dari saat itu aku tak pernah cerita lagi masalah adik ipar dengan istri tercinta. Siapa sih lelaki yang tak suka kalau selingkuh dan gratis lagi, sudah tentu semua lelaki normal menyetujuinya malah kadang-kadang yang agamis saja sampai berani melakukan perselingkuhan dengan tetangganya sendiri. Seperti hari ini aku pasti di sms adik ipar aku untuk menjemput, bener juga sms masuk di hp aku "Kak.........nanti kalau pulang mampir ke kantor aku ya...............kakak pulangnya jam 4.30 sore nanti aku tunggu sebentar soalnya aku pulang jam 4.00................." seperti biasa aku pasti menjawab "Ok deh nanti aku jemput................". Adik ipar kerja di Show Room mobil ternama dan dia bagian humas...........kalau cantik pasti karena memang kerja di perusahaan seperti itu yang dibutuhkan pasti cewek cantik tinggi semampai dengan kulit yang putih mulus. Nisa memang cantik banget tinggi semampai dengan di topan kedua kaki kecil siapa saja yang melihat pasti tertarik pantas kalau dia kerja diperusahaan seperti itu tetapi aneh karena yang aku tahu selama ini tak ada cowok yang main kerumah, karena aku masih ikut mertua ya...........baru nikah beberapa bulan saja lagi pula tabungan aku belum mampu untuk membeli rumah yang lumayan karena mertu minta beli rumah yang agak elit dan mertua mau menambah katanya.

Pukul 4.30 wib sore aku cabut dari kantor menuju kantor adik ipar, jalan kalau jam-jam pulang kantor memang padat sekali dan akhirnya sampai juga, aku lihat dia sudah menunggu di jalan samping kantornya yang sudah tutup dia tersenyum dan langsung bonceng selama di perjalanan dia bercerita kesana kemari sampai aku pusing karena yang dibicarakan serba wah..................ya maklum dia kerja di show room mobil dan cantik..................memang sih kami termasuk orang mampu karena di rumah ada beberapa mobil tetapi kalau kerja memang pakai kendaraan roda 2 biar irit he.........."Nis.............mosok kamu cantik gitu tak ada cowok yang main ke rumah " tanya aku, "He.................he...............Kak.............kak..........orang memang melihat aku cantik tapi memang belum ada yang cocok...................." sahut Nisa sambil mencubit aku dari belakang karena marah aku agak memojokkannya. Risa melanjutkan bicaranya "Kak kalau aku dapat cowok yang tak kerja dan dari keluarga miskin mama dan papa pasti tak boleh...............". Aku cuma menganggukan kepala tanda memahami apa yang baru dia utarakan padaku "Ya..........begitulah orang tua inginnya pasangan anaknya pasti dari keluarga mapan dan sudah kerja karena sebelum membangun rumah tangga pasti sudah ada pondasinya............" jawab aku tak terasa kami sudah sampai didepan rumah istri menjemput kedatangan aku dan adiknya dengan sumringah dan tersenyum-senyum bangga...............karena memang kami kerja diperusahaan yang cukup bonafit.

Aku dan adik ipar masuk ke dalam rumah karena sudah jam 6 sore lebih aku ijin sama istri untuk segera mandi tetapi baru menuju ruang dapur listrik mati dan gelap gulita dalam rumah...............biasa karena rumah perkotaan pasti tak ada tempat terbuka yang cukup lebar...........karena kebelet pipis aku lanjutkan menuju kamar mandi dan aku lepas celana dan cur...........................setelah selesai aku hampir jatuh terpelanting dan menjerit kalau mulut aku nggak ditutup tangan adik ipar, gimana tidak dari belakang tangannya memegang senjata aku yang besar.................ternyata dia sudah ada di dalam kamar mandi juga "Sttt.............." pinta adik ipar, aku agak grogi dan berdebar-debar...............tetapi karena adik ipar yang memulai hasrat lelaki aku mulai bangkit.............karena adik ipar meremas-remas senjata aku yang terus mengeras............kami berdua bergumul dengan hebat di kamar mandi kira-kira 3 menit aku berhasil memasukkan jemari aku ke dalam celana dalam adik ipar dia mulai mengelinjang ke sana kemari ketika jemariku aku gerakkan kesana kemari memek adik ipar basah dan sedikit mendesah..........desah di depan wajah aku.............ough...............ough........................kak................dan aku berbisik "Udah........nanti ada yang tahu berabe............" Nisa mulai bisa mengendalikan diri dan dengan kedipan mata meninggalkan aku menuju ke depan. "Pa.................pa.........kamu dimana listrinya mati..................." tanya istri, "dari dalam kamar mandi aku menyahut " Ma...............aku di kamar mandi tolong ambilkan lilin sama anduk untuk mandi badannya penuh keringat semua..............." jawab aku, aku dengar istri menjawab ya dan tak beberapa lama dia kembali dengan membawa lilin dan handuk karena ulah adik ipar aku jadi pingin.............aku menyahut tangan istri dan menutup pintu "Apa apaan...............nih pa................mosok aku diajak pula mandi di dalam aku sudah mandi tadi......................" tanya istri aku dengan bingung, "Udah diam aku baru kepingin nih ma..........." jawab aku...............istri aku tersenyum dan segera jengkeng untuk melumat senjata aku yang sudah menegang ough..................ough................rintih aku sambil mencari sandaran di dalam kamar mandi..............ough................ough...............ketika istri menghisap-hisap senjata ehm..................ough.................nikmat sekali batin aku dalam hati........

Istri terus melumat dan aku mulai tak sabar untuk membuka celana dalamnya dengan posisi istri nungging aku masukkan senjata dari belakang istri mengerang ouh.....................ough................pelan pelan pah.........................ough.....................ough.................ketika pinggul aku mulai aku gerakkan istri merintih ough....................ough..................dan memeknya mulai berair dengan cepat aku dudukkan diatas bak dan ough......................ough..................kata istri sambil berpegangan di leher aku ough.................ough...............aku bergetar hebat dan memek istri terasa bergetar-getar dan pinggulnya mendorong-dorong kedepan ough......................eh...............rintih istri.....................istri aku suruh keluar dan aku mulai membersihkan tubuh. Setelah makan aku, istri dan adik ipar nonton acara TV beberapa menit kemudian istri ijin untuk mengerjakan laporan koperasinya di ruang tamu karena lampunya pasti lebih terang, seperti biasa adik ipar kalau menonton TV pasti tiduran di bawah tahu istri ke ruang tamu mengerjakan laporan dari bawah tempat aku duduk dia menatap aku genit seperti menantang sambil tangannya memegang-megang celana, aku cuma diam mengamatinya sambil pasrah............untung waktu itu mertua aku baru pergi tamasya ke bali............dia mengelus-elus sambil melihat ke arah ruang tamu kalau-kalu istri masuk..........dan aku hampir tak percaya ketika dia melorot celana pendek aku.........dan aku agak malu karena aku tak memakai cd................dia tersenyum sambil pura-pura terkejut memandang ke arah wajah.........beruntung aku memakai sarung..........tetapi tangannya meremas-remas sambil wajahnya dengan genit memandang ke arah aku...........lelaki siapa yang tidak mau sama Nisa...........hanya lelaki goblok dia benar-benar cewek yang sempurna cantik putih mulus dengan badan sedikit berbulu...........ough...............ough...........rintih aku ketika mulutnya masuk ke sarung dan mulai melumat senjata.............ough..................ough............ough................gile bener anak ini batin aku, aku hanya bisa mengelinjang ke sana kemari di kursi.

Ketika bangkit berdiri dia berbisik ke telinga "aku tunggu di kamar...............", aku pura-pura melihat TV tapi tak tahu acaranya karena istri ada di dalam ruang tamu................tak beberapa lama istri menuju ke tempat aku dan mengajak tidur karena sudah kantuk banget katannya.............aku menganggukkan kepala dan mengikutinya dari belakang tak begitu lama ngobrol istri udah mendengkur.................aku sampai tak percaya..................di dalam kamar aku mulai resah berpikir mau ke kamar Nisa tapi takut istri bangun tetapi kalau tidak...............aku ternyata mau menikmati tubuhnya yang aduhai..................serba sulit dan aku dengar Nisa di luar kamar berjalan kesana kemari...............aku lihat istri tidur pulas dan aku keluar.............Nisa memberi kode dan berbisik "Tak usah kawatir istri kamu udah aku kasih obat tidur..............". Aku langsung mengikuti Nisa masuk ke dalam kamarnya dan langsung bergumul dan tahu-tahu Nisa sudah di bawah tempat tidur dengan nafsu yang besar melumat senjata aku yang besar dan aku mengelus-elus tubuhnya yang molek sambil menciumi rambutnya yang panjang lurus.............aku tak sabar.....................aku jatuhkan adik ipar dan langsung menarik kedua kakinya ke atas kepala aku diantara selakangannya yang putih mulus dan...................ough..............ih..............................au.................adik ipar menjerit dan merintih ketika ujung lidah aku berhasil mengelitik klitorisnya ough..............ih................au............ough................sambil mengelinjang kesana kemari ough...........ough.........sambil tangannya memohon aku untuk mengangkat kepala aku karena tak tahan dengan rasannya tetapi aku terus mengelitiknya ough...................au............................oh................au....................dan dia meremas-remas kuat rambut aku sambil mengerang argh................................au..................ough..................ough......................lendiran keluar dari memeknya........................aku tak berhenti dan langsung menghujamkan senjata yang besar ke memek yang hangat ough.................au...........ough......................rintih adik ipar ough..............au....................ough..................dia selalu merintih menikmati permainan kami yang hot dan dia bangkit dan menyuruh aku tiduran dan mulai memasukkan senjata aku ke dalam memeknya dan dengan gerakkan yang binal dan mengerang erang ough..................au.............ough.............mengerakkan pinggulnya dengan liar ough........................ough........................au....................ough.......................aku merasakan nikmat yang luar biasa saat pinggulnya di gerak-gerakkan seperti melumat senjata aku...........senjata aku terbawa ke kanan kekiri ke bawah atas..............ough...............ough............aku merintih..................dan akhirnya aku bergetar keras Arrrrrrrrrrrrrrrrrgggggggggggg ough..................begitu juga adik ipar sambil sedikit menjerit dan kedua tangannya mencengkeram Arrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrggggggggggggggough......................ough...................egh................ough..........nikmat banget perselingkuhan ini dia menjatuhkan tubuhnya di dada dengan keringat yang menetes................ough...................ough.............rintih dia.............................april 2013 kenangan termanis